Pertamina untung, Rakyat buntung?

October 25, 2008 |  Tagged , , |

Seperti kita ketahui bersama, bahwa harga minyak dunia terus menurun akhir2 ini. Bahkan penurunannya lebih dari USD50. Tapi mengapa harga BBM kita masih belum juga turun. Sedangkan di negara sebelah, Malaysia, udah menurunkan harga BBM sejak beberapa bulan yg lalu. Apa yg terjadi dengan di Indonesia?? Logikanya, jika harga minyak turun maka biaya impor minyak juga turun. Dan artinya, harga minyak mentah Indonesia (ICP) yg digunakan sebagai perhitungan subsidi, logikanya juga pasti akan turun. Maka, anggaran negara untuk subsidi energi tahun ini juga bakal tersisa banyak. Trus sisanya kemana ?

Hingga kini pemerintah masih berpegang teguh pada ICP yg masih lama. Artinya, pemerintah belum mempunyai kemauan dalam mengubah asumsi ICP ini yg dipakai dalam menentukan harga BBM.

Padahal, ditengah krisis keuangan dunia yg terjadi saat ini, penurunan harga BBM akan sangat bermanfaat untuk rakyat Indonesia. Lho koq bisa? Ya iya lah…masa ya iya dong ..:). Daya beli masyarakat tentu akan naik, yang dapat berakibat meningkatnya penyerapan produk dari industri secara riil. Untuk pengusaha, hal ini akan menjadi penyejuk bagi usaha mereka karena bisa menjadi semangat utk terus berproduksi.

Kembali ke pertanyaan di atas. Jikalau sampai sekarang dan entah sampai kapan harga BBM ini tidak diturunkan, lalu kemana selisih penurunan harga yg terjadi selama ini ? Saya yakin PERTAMINA lah yg bisa menjawab. Karena dialah satu2nya operator migas plat merah yg mengimpor minyak.

Pertamina dengan slogannya ” kita untung, bangsa untung” selalu meminta porsi dana yg besar. Tapi apakah layak ketika harga minyak sudah turun dari 50%? Kita semua berharap, tidak hanya pertamina saja yg diuntungkan dengan turunnya harga minyak ini, namun semua masyarakat Indonesia. Janganlah Kita (pertamina) untung, rakyat buntung. Semoga pemerintah segera bertindak.

source: okezone.com


Comments



8 Comments so far

  1.    biru on October 25, 2008 14:36

    yang aku tahu, ga semudah itu untuk mengeluarkan suatu kebijakan mas, apalagi melihat kondisi perekonomian global yang sedang dalam masa krisis.
    aq cuma berharap semoga kelebihan anggaran tdk disalahgunakan kalo digunakan untuk pembangunan sieh,… sok atuh! :)

  2.    lischantik on October 25, 2008 14:37

    Iya nih kapan harga BBM turun…

  3.    biru on October 25, 2008 14:52

    ooups.. sepertinya biru menduduki posisi pertamax…
    harus dirayakan ini.. :D :D :D

  4.    paijos on October 27, 2008 07:46

    @biru
    Selamat-selamat biru jadi pertamax. Ditunggu ya makan-makannya…:) Tapi denger2 pagi ini pemerintah ngadain rapat ttg kemungkinan penurunan harga BBM. Semoga ya..
    @lischantik
    semoga secepatnya ya…Amin.

  5.    Gelandangan on October 27, 2008 09:41

    sepakat …………………..
    salam kenal yah
    tulisan anda bagus

  6.    priyo on October 27, 2008 13:52

    bos, yang bikin kebijakan harga bbm bersubsidi bukan pertamina, tapi pemerintah…

    klo pertamina tuh harga pertamax selalu naik turun sesuai pasar…

    terus klo bener ada selisih keuntungan dari turunnya harga minyak, uang itu masuknya ke negara bos… bukan ke pertamina…

  7.    Amrul on October 28, 2008 08:00

    kalo BBM turun, nanti makin banyak polusi udara di indonesia doonks :D

  8.    paijos on October 29, 2008 08:04

    @gelandangan
    terima kasih bro.
    @priyo
    oo…gitu ya bos. makasih koreksinya bro.
    @amrul
    semua ada positif dan negatifnya. Tapi kayaknya banyak positifnya yach…

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind