APBD untuk sepakbola, masih layakkah ??

23 Nov 2010

Ehm, ngomongin judul di atas mungkin tidak akan ada habisnya. Namun, di era seperti sekarang ini sungguh sangat ironis jika kemudian sebuah tim sepakbola mendapat alokasi dana dari APBD yang seharusnya untuk kesejahteraan rakyat, untuk pembangunan daerah dan yg paling penting untuk pendidikan. Sudah banyak yg menulis tentang hal ini. Namun saya kembali terusik dengan beritaPersibo Akan Disuntik APBD Rp 6 Miliar. Luar biasa. APBD yg seharusnya digunakan untuk memaksimal pembangungan di daerah, tetapi pada kenyataannya untuk membayar gaji pemain asing yang notabene biasanya gajinya lebih besar daripada pemain lokal.

Dalam hal ini, seharusnya manajemen sebuah klub sepakbola di Indonesia membuat terobosan dan langkah-langkah kreatif untuk mendapatkan pemasukan dana. Suporter yg berjumlah ribuan tentu bisa dijadikan sebuah modal awal untuk hal ini. Penjualan merchandise, saham dan lain lain kepada supporter setia tentunya akan menambah rasa memiliki suporter tersebut kepada klubnya.

Banyak klub yg kemudian terseok-seok ketika aliran dana dari APBD terlambat cair. Akhirnya nyari hutang sana sini, yang tentunya duit pinjaman adalah berbunga. Maka ketika dana cair, maka sudah ada beban bunga yg cukup besar untuk melunasi duit pinjaman tersebut. Belum lagi untuk alasan politis. Karena jika kita sudah masuk dalam penggunaan dana APBD, tentu memerlukan persetujuan dari wakil rakyat. Maka, sebuah kasus di Persebaya seharusnya sudah cukup dijadikan pembelajaran bagi klub-klub yang lain. Bukan tidak mungkin, ke depannya nasib klub2 tersebut akan seperti Persebaya sekarang.

Membawa sebuah klub sepakbola dalam kancah politik sangat riskan. Banyak orang yg bermain disana. Bukan hanya suporter, tetapi juga politikus-politikus yang ingin selalu meraih kekuasaan dengan berbagai cara. Jumlah suporter yg ribuan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pendulangan suara ketika ada pilkada.

So, kapan klub2 di Indonesia ini akan profesional dan matang layaknya klub2 yg ada di negara maju. IPL mungkin hanya sebuah usaha dan jalan kecil untuk menuju ke sana. Namun, yg perlu dicatat bahwa tanpa kerjasama semua pihak, semuanya akan sia-sia belaka. Bravo sepakbola profesional.


TAGS APBD untuk sepakbola


-

Author

Follow Me